× Tentang Kami Pengelola Kerjasama
×
Jual Majalah asy-Syariah Edisi 123 grosir dan eceran
Detail

Majalah asy-Syariah Edisi 123


Selamat datang di Nabil Store. Anda sedang berada di etalase Buku dengan nama produk Majalah asy-Syariah Edisi 123. Untuk informasi produk lebih detail silahkan baca deskripsi di bawah ini, terimakasih banyak atas kunjungannya.

Harga

Rp.16.000,-

Deskripsi

Majalah Asy Syariah adalah majalah Islam ahlus sunnah wal jamaah di Indonesia; membahas dan menampilkan artikel berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan pemahaman generasi terbaik umat Islam, yaitu para sahabat, tabiin, dan tabiut tabiin (salafus salih).

Toleransi umat Islam terhadap pemeluk agama lain di Indonesia, bahkan di dunia, sebenarnya sudah teruji selama berabad-abad. Namun, masih ada upaya-upaya untuk mengajari umat Islam bagaimana bertoleransi. Seakan-akan, kerukunan beragama adalah barang baru, yang bahkan tidak pernah ada di negeri ini.

Mau diakui atau tidak, jualan toleransi yang semakin santer itu sebenarnya tak lebih dari komoditas politik. Buktinya, cap intoleran begitu mudah ditempelkan pada mereka yang berseberangan secara politik.

Padahal katanya, dalam pertarungan politik ala demokrasi, soal dipilih atau tidak dipilih adalah hal biasa. Maka dari itu, sebenarnya, siapa pun yang naik ke panggung politik, tidak perlu membawa-bawa “toleransi”, demi ambisi politik semata. Apalagi, di kalangan muslim juga tidak sedikit yang mengikuti pendapat ulama yang mengharamkan demokrasi, yang artinya sekadar memilih pun tidak diperbolehkan.

Toleransi dalam Islam sejatinya demikian terang. Rambu-rambunya sudah jelas. Tak perlu diteriakkan apalagi menjadi slogan. Tak perlu ada perasaan paling toleran, lantas menuduh yang lain intoleran. Sebab, jika seseorang menaati syariat Islam, secara otomatis dia akan menjadi pribadi yang teramat toleran.

Toleransi semestinya tercermin dalam praktik. Ia bukan alat politik untuk mengajak memilih tokoh nonmuslim. Toleransi juga bukan alat propaganda untuk menekan orang-orang yang berpegang teguh dengan agamanya. Tak mau menghadiri perayaan natal atau mengucapkan selamat natal, disebut intoleran. Tidak menyetujui tradisi larung sesaji dituduh fanatik, antikearifan lokal, dan seterusnya.

Toleransi semestinya juga dua arah. Bukan toleransi namanya jika lantang diteriakkan ke satu pihak, tetapi begitu lembut untuk pihak lain. Ketika “oknum” muslim meneriakkan ujaran kebencian ke nonmuslim, ada yang begitu galak. Namun, ketika terjadi sebaliknya, mendadak mulutnya membisu.

Maka dari itu, toleransi harus berlandaskan akidah dan akal sehat. Terlampau sempit namanya jika toleransi hanya dilihat dari perkara mengucapkan selamat natal atau tidak. Terlampau banyak ruang interaksi dengan nonmuslim secara baik dan adil, seperti membantu mereka ketika ditimpa musibah, menjenguk ketika sakit, memberi hadiah, bertetangga dengan baik, larangan mengganggu peribadahan mereka, larangan berbuat zalim dan membunuh mereka tanpa hak, jual beli, utang piutang, dan sebagainya.

Toleransi tanpa didasari prinsip al-wala’ wal bara’, bisa menjadi sikap liar tanpa arah. Toleransi yang bakal memupus keimanan, kesalehan, dan ketakwaan karena tidak memedulikan kekufuran, kebatilan, kemungkaran, dan kesesatan.

Jadi, jangan sampai seruan toleransi menjadi bungkus dari seruan intoleransi, atau menjadi upaya mencegah isu SARA yang justru menjadi senjata berkedok antiSARA. Tak perlu share foto-foto “bertema” toleransi seolah-olah menegasikan bahwa toleransi seperti barang mahal. Sudah terlampau banyak setting-an di negeri ini, karena sejatinya negeri ini lebih membutuhkan kejujuran diri.

Daftar Isi :

Sampul
Doa
Permata Salaf: Bertetangga dengan Baik
Pengantar Redaksi: Menoleransi “Toleransi”
Daftar Isi
Manhaji: Tolreansi yang Mengintimidasi
Kajian utama: Islam Agama Toleran
Toleransi Islam dalam Aspek Keberagamaan
Toleransi Islam dalam Aspek Sosial Kemasyarakatan
Toleransi Islam dalam Aspek Budaya
Islam Memerangi Intoleransi
Menyikapi Sebuah Perbedaan
Siapakah yang Intoleran?
Tanya Jawab Ringkas
Tafsir: Untukmu Agamamu, Untukku Agamaku
Hadist: Toleransi Bukan Mengorbankan Prinsip
Akidah: Membenci Orang Kafir, Konsekuensi Iman yang Benar
Akhlak: Berinteraksi dengan Orang Kafir
Jejak: Khalifah Utsman bin Affan
OASE: Bagai Keledai Membawa Kitab
Khazabah: Nama Allah: An-Nur
Problema Anda: Mengangkat Tangan Saat Berdoa
Khutbah Jumat: Bagimu Agamu & Bagiku Agamaku
Sampul Lembar Sakinah
Mengayuh Biduk: Kisah Kesabaran Suami
Cerminan Salihah: Ketegaran Wanita Tabi’in: Mu’adzah al-‘Adawiyah
Niswah: Berjabat Tangan, Antara Boleh & Tidak
Keluar Flek Setelah Suci
Mutiara Kata: Jangan Hiasi Hijabmu!
Adv: Stok Asy Syariah edisi lama
Daftar Agen
Sampul Belakang Dalam
Sampul

Tentang Kami

🏠 Nabilstore.com menjual berbagaimacam produk perlengkapan kaum muslimin, seperti buku-buku dan majalah islami, bahasa arab, pakaian muslim, jubah dan gamis, kurma, aneka herbal, parfum non alkohol dll.

📍 Alamat : Jl. Albiso RT 07 RW 08, Tritih Kulon, Cilacap Utara, Cilacap. Kode Pos : 53233


Semoga anda mendapatkan produk yang anda cari di sini, semoga Allah membarokahi muamalah kita semuanya. Aamiin.., dan apabila ada pertanyaan jangan sungkan untuk menghubungi kami.

Hubungi Kami

Buku Lainnya

Lihat Semua

Artikel Islami

👋🏻 Assalamu'alaikum!

Tidak menemukan produk yang anda cari ? Bisa langsung saja tanyakan ke kami via WhatsApp dibawah ini. Terimakasih

Khusus Ikhwan Abu Abdillah
6282241454696
Khusus Akhwat Ummu Abdillah
6282241454696
Jangan sungkan untuk menghubungi kami 🌸
🌷 Assalamu'alaikum, ada yang bisa kami bantu ?
×
Ada yang bisa kami bantu?